Review Buku Membaca Kehidupan karya Natalia Dewi Pratiwi

 MENJELAJAHI DUA ARAH KEHIDUPAN

Judul : Membaca Kehidupan

Penulis         : Natalia Dewi Pratiwi

Penerbit         : Laksana

Tahun terbit : 2018

Tebal buku : 176 halaman


Buku ini menjelaskan tentang perjalanan hidup yang dipenuhi oleh dua hal yang beriringan, yaitu kebahagiaan dan kesedihan. Pembaca seolah-olah akan diberikan motivasi bagaimana cara menyikapi dua hal tersebut dengan bijak. Untuk dapat menikmati kebahagiaan, siapapun harus berjuang. Apabila saat menghadapi kondisi yang tidak diinginkan, manusia hendaknya menyikapi dengan cara yang tepat agar tidak terjebak dalam jurang keterpurukan. 


Secara garis besar, buku ini terbagi menjadi sepuluh bab yang diurutkan berdasarkan prioritas diri. Bab pertama berisi tentang bagaimana cara mengenali persepsi yang berjalan beriringan dengan realitas yang ada. Bab kedua menjelaskan betapa bahagianya seseorang apabila ia memiliki keinginan dan kemampuan untuk berbagi secara ikhlas. Bab ketiga mengenai bersyukur. Bersyukur dari apa yang telah dimiliki sehingga kebahagiaan akan terpancar dari setiap rasa syukur yang berembus dalam diri. Bab keempat, berbicaralah hanya apabila mengandung kebenaran, kebaikan, dan kegunaan. Bab kelima, memahami makna dan cara berintensi yang baik dan benar juga menjelaskan bahwa hidup itu sebuah perjalanan bukan persaingan.


(kata mutiara yang dapat dijumpai pada awal bab)

Bab keenam, mengenai berbicara asertif. Apa itu berbicara asertif, metode piranti dan bagaimana cara menyampaikan pendapat dengan tepat. Bab ketujuh tentang menghargai perbedaan. Bab kedelapan, terbuka terhadap kemungkinan. Bab kesembilan mengenai pentingnya kehadiran. Dan bab terakhir tentang bagaimana cara untuk ikhlas memaafkan. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap bab ditulis ringkas dalam 176 halaman.


Kelebihan dari buku ini, covernya menarik terkesan cerah dan menggambarkan bahwa buku ini memang bertujuan untuk menginspirasi. Tampilan dalam buku menarik dan tersusun secara rapi. Sebelum masuk dalam bab pertama, terdapat refleksi awal yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai kebahagiaan, rasa syukur, ketakutan dan tujuan. Dalam setiap bab terdapat quotes, info penting serta sebuah kisah menarik berkaitan dengan nilai-nilai setiap perjalanan sehingga kita tidak akan bosan saat membaca buku ini. Contoh pada bab ketiga, untuk membiasakan diri agar selalu bersyukur, penulis merekomendasikan untuk membuat gratitude jar yang menyimpan kertas-kertas bertuliskan segala yang kita syukuri setiap harinya. Kapanpun dibutuhkan, kertas-kertas ucapan syukur dapat dibuka kembali sehingga kita akan terpukau oleh begitu banyak anugerah dalam hidup ini.



(cover dari buku)

Buku ini juga diakhiri dengan refleksi akhir dimana memiliki pertanyaan yang sama dengan refleksi awal yang bertujuan untuk mengetahui bahwa dengan membaca buku ini, apakah jawaban tersebut sama atau berbeda dengan yang awal dan apa penyebabnya? Bahasa yang digunakan juga mudah dipahami. Isi buku ini sangat singkat, jelas, dan padat. Sayangnya, ilustrasi dalam buku ini tidak berwarna. Tetapi secara keseluruhan, buku ini sangat bagus dan berkualitas.


Buku ini sangat cocok dimiliki untuk semua kalangan terutama untuk kamu yang mudah larut dalam kekecewaan dan kesedihan atau untuk kamu yang mudah putus asa dalam menggapai segala impian. Dengan membaca buku ini, kamu akan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, berpandangan positif serta menghadapi segala peristiwa dengan keputusan yang bijak.



-Review by Safriella

Komentar